<< October 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

say

“But I don’t want to go among mad people,” Alice remarked.
“Oh, you can’t help that,” said the Cat, “we’re all mad here. I’m mad. You’re mad.”
“How do you know I’m mad?” said Alice.
“You must be,” said the Cat, “Or you wouldn’t have come here.”

~Alice’s Adventure in Wonderland






sing

I wish you would step back from that ledge, my friend
You could cut ties with all the lies that you've been living in
And if you do not want to see me again, I would understand
I would understand

The angry boy a bit too insane
Icing over a secret pain
You know you don't belong
Youre the first to fight
Youre way too loud
Youre the flash of light on a burial shroud
I know something's wrong

Well everyone I know has got a reason
To say: put the past away

I wish you would step back from that ledge, my friend
You could cut ties with all the lies that you've been living in
And if you do not want to see me again, I would understand
I would understand

Well he's on the table and he's gone to code
And I do not think anyone knows
What they're doing here
And your friends have left you
You've been dismissed
I never thought it would come to this
And I, I want you to know

Everyone's got to face down the demons
Maybe today you could put the past away

I wish you would step back from that ledge, my friend
You could cut ties with all the lies that you've been living in
And if you do not want to see me again, I would understand

- 3eb, Jumper

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Oct 27, 2009
keeping my head above the water

tentang saya dan instabilitas emosional.

ini saya sudah sadar benar sejak lama, bahkan mungkin sejak masih pakai seragam smp. saya itu kalo sudah mau nangis susah distop. kadang malah saya ngga tau sama sekali bakal nangis. dan cengengnya ini berlanjut teruus sampai sma, sampai kuliah, sampai sekarang. kadang saya berjanji pada diri sendiri: tidak akan pernah lagi menangis dan sakit sebegitunya, karena itu ngga sehat dan menunjukkan betapa tidak matangnya saya.

tapi apa yang terjadi lalu? ya mungkin bisa ditebak. kalo ada masalah lagi saya kembali nangis sampe bengkak mata, kembali ngga bisa mengendalikan kapan nangisnya, bahkan di depan orang sekalipun saya bisa aja sampe tersedak tangisan sendiri, buruk lah pokoknya.

dan analogi yang saya temukan ketika smp dulu kayaknya masih pas dipake sampai sekarang: I JUST HAVE TO KNOW HOW TO KEEP MY HEAD ABOVE THE WATER. jadi begini, saya menganalogikan keadaan saya yang labil ini seperti tenggelam. jadi most of the time, yang saya usahakan adalah keeping my head above the water. bukannya keluar dari air itu sepenuhnya and heading for dry land, karena saya belum bisa melakukan itu (ya jujur aja, siapa sih yang bisa? saya rasa tidak ada yang akan bisa, kecuali manusia yang benar2 sudah mati rasa).

sampai disini, mau mengganggap saya overmelankolis dan menyusah2kan masalah yang seharusnya tidak dibuat susah? tidak apaapa. saya bisa terima, karena ini toh tempat pribadi saya. ini muntahan. ini muntahan. dan mungkin setelah saya tulis pun tidak akan saya baca lagi karena pusing, tapi muntahan seperti inilah yang membuat saya waras.

dan toh apapun, the art of doing nothing, the art of being happy, the art of living, pada akhirnya saya akan sampai ke analogi awal tadi.

i am just keeping my head above the water. slightly. i might drown once in a while and choke on the dark water, but i am still breathing. sometimes.

Posted at 02:18 pm by paganpoet

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry